Nilai Tinggi Tidak Menjamin Integritas Tinggi sebagai Cerminan Kegagalan Pendidikan Karakter dalam Realitas Indonesia Modern

Authors

  • Aliyah Arfiandini Universitas PGRI Wiranegara
  • Gladis Adelira Ardhana Universitas PGRI Wiranegara
  • Irma Ainur Rohmah Universitas PGRI Wiranegara
  • Alya Sausan Az Zahra Universitas PGRI Wiranegara

DOI:

https://doi.org/10.61132/jupenkei.v3i2.1182

Keywords:

Academic Integrity, Character Education Failure, Indonesia Modern Education, Literature Synthesis, Value-Behavior Gap

Abstract

This study aims to analyze the gap between academic achievement and student integrity as reflection of character education failures in modern Indonesian education. Using A literature synthesis methodology incorporating systematic identification, selection, data extraction, thematic synthesis, cross-study integration, and source triangulation, 20 academic references published between 2021 and 2026 were analyzed. Sources include nationally accredited journals, official government reports from the Corruption Eradication Commission (KPK) and Statistics Indonesia (BPS), and international publications. The findings confirm three core propositions: first, the paradox between academic value and integrity is empirically supported, as indicated by the National Education Integrity Index (IIP) of 69.5 in 2024 and the Anti-Corruption Behavior Index (IPAK) showing increased permissiveness toward corruption among higher-educated groups; second, character education failures are structural and systematic, stemming from overly cognitive-centered curricula, lack of teacher modeling, and weak school-family synergy; and third, digital modernity exacerbates the paradox through AI-based plagiarism and digital academic dishonesty. This study concludes that educational success cannot be measured solely through academic scores; integrity, responsibility, and honesty must become primary evaluation indicators to produce graduates who are not only intellectually capable but also morally grounded.

References

Badan Pusat Statistik. (2024). Indeks Perilaku Antikorupsi (IPAK) Indonesia 2023 dan 2024. Jakarta: BPS.

Hill, G., Mason, J., & Dunn, A. (2021). Contract cheating: An increasing challenge for global academic community arising from COVID-19. Research and Practice in Technology Enhanced Learning, 16(24). https://doi.org/10.1186/s41039-021-00166-8

Indonesia Corruption Watch. (2023). Korupsi di Perguruan Tinggi. Diakses dari https://antikorupsi.org/id/article/korupsi-di-perguruan-tinggi

Indonesian Journal of Social Studies. (2024). Plagiarisme sebagai fenomena kecurangan di kalangan mahasiswa. The Indonesian Journal of Social Studies, 7(1), 124–131. Universitas Negeri Surabaya.

Jenita, S. E., & Herispon. (2022). Kontribusi pendidikan karakter terhadap pencapaian akademik mahasiswa. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 6(4).

Khan, Z. R., Sivasubramaniam, S., Anand, P., & Hysaj, A. (2021). 'E'-thinking teaching and assessment to uphold academic integrity: Lessons learned from emergency distance learning. International Journal for Educational Integrity, 17(17). https://doi.org/10.1007/s40979-021-00079-5

Komisi Pemberantasan Korupsi. (2023). Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2023. Jakarta: KPK.

Komisi Pemberantasan Korupsi. (2024). Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024: Indeks Integritas Pendidikan Nasional 69,5. Jakarta: KPK.

Latifah, & The, H. Y. (2025). Pengembangan integritas akademik mahasiswa melalui praktik belajar studi kasus. JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 8(1), 35–47. https://doi.org/10.17977/um038v8i12025p035

Lina, L., Ulfatin, N., & Sultoni, S. (2024). Evaluasi metode penilaian perkembangan siswa dan pendidikan karakter dalam Kurikulum Merdeka pada sekolah dasar. Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(1).

Ombudsman RI. (2023). Ironi Korupsi di Perguruan Tinggi. Diakses dari https://ombudsman.go.id/artikel/r/pwkinternal--ironi-korupsi-di-perguruan-tinggi

Pertama, I. G. A. W., & Anggiriawan, I. P. B. (2022). Faktor-faktor penyebab kecurangan akademik mahasiswa. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN).

Prathama, A., Ramadhan, R., & Tim Risenologi. (2024). Dinamika perubahan bentuk plagiarisme di kalangan mahasiswa di era AI. Jurnal Risenologi, Universitas Negeri Jakarta.

Retnasari, L., & Sumaryati, S. (2021). Strategi pendidikan karakter integritas berbasis masyarakat di satuan pendidikan dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 53–62. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.1739

Safitri, A., Wulandari, D., & Herlambang, Y. T. (2022). Proyek penguatan profil pelajar Pancasila: Sebuah orientasi baru pendidikan dalam meningkatkan karakter siswa Indonesia. Jurnal Basicedu, 6(4), 7076–7086.

Srg, S., & Lbs, F. H. (2025). Plagiarisme dan kecurangan akademik dalam tinjauan hadits Nabi: Analisis etika mahasiswa perguruan tinggi. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(4), 3593–3602.

Sujadi, E., Meditamar, M. O., Yandri, H., & Setiawan, M. E. (2022). Pencegahan korupsi melalui pendidikan karakter: Kebijakan dan praktik di Indonesia, Malaysia dan Singapura. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 133–149. https://doi.org/10.21831/jpka.v13i2.47782

Tohawi, Iswanto, Subekan, Dianto, & Hendratri. (2023). Kontribusi pendidikan karakter terhadap pencapaian akademik mahasiswa: Sebuah kajian literatur. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 6(4).

Tuhuteru, L., Supit, D., Mulyadi, & Assabana, A. A. M. S. (2023). Urgensi penguatan nilai integritas dalam pendidikan karakter siswa. Jurnal on Education, 5(2).

Universitas Mataram - JCAR. (2025). Korelasi antara implementasi kurikulum merdeka belajar dengan hasil pembentukan karakter siswa di SMA se-Kota Mataram. Journal of Classroom Action Research, Universitas Mataram.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Aliyah Arfiandini, Gladis Adelira Ardhana, Irma Ainur Rohmah, & Alya Sausan Az Zahra. (2026). Nilai Tinggi Tidak Menjamin Integritas Tinggi sebagai Cerminan Kegagalan Pendidikan Karakter dalam Realitas Indonesia Modern. Jurnal Pendidikan Dan Kewarganegara Indonesia, 3(2), 141–155. https://doi.org/10.61132/jupenkei.v3i2.1182

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.