Keberagaman Anak Usia Dini di Indonesia: Implikasinya terhadap Pembelajaran Inklusif di Paud

Authors

  • Azizah Hanum OK Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Aidatul Fitroh Munthe Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Ilham Yunus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
  • Velissa Amelia Batubara Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

DOI:

https://doi.org/10.61132/inpaud.v3i3.1171

Keywords:

Diversity, Early Childhood Education (ECE), Early Childhood, Inclusive Education, Multiculturalism

Abstract

Indonesia is known as a country with a very high level of diversity, encompassing ethnic groups, religions, languages, cultures, genders, and individual abilities. This diversity is a national asset that needs to be understood and appreciated from an early age. Early Childhood Education (ECE) plays a strategic role in fostering children's understanding of diversity. This article aims to examine the forms of diversity in Indonesia, the characteristics of young children in the context of diversity, and the implications of diversity for early childhood education. The method used is a literature review (library research) by analyzing various relevant scholarly sources. The findings indicate that young children possess unique characteristics that support learning about diversity, such as high curiosity, active engagement, and a strong imagination. The implications of diversity for early childhood education require the implementation of inclusive learning practices, varied teaching methods, and the utilization of digital media and local cultural resources. Therefore, diversity should not be viewed as an obstacle but rather as an opportunity to develop a generation that is tolerant, respectful of differences, and capable of living harmoniously in a multicultural society or formula.

References

Andani, R., et al. (2025). Pendidikan multikultural dan keberagaman budaya dalam membentuk karakter anak sejak dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 1–15.

Anggraini, E. S. (2022). Membangun komunikasi efektif verbal dan nonverbal dalam pembelajaran anak usia dini di Kelurahan Negeri Baru. Jurnal Usia Dini, 8(1), 26–33. https://doi.org/10.24114/jud.v8i1.36190

Anisa, N. (2025). Peningkatan kemampuan komunikasi anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan bermain peran di TK A&B Kids Development Center. AJUP, 5(2). https://doi.org/10.57250/ajup.v5i2.1596

Apriyani, N., & Suhrahman, S. (2020). Metode bermain dalam pembelajaran anak usia dini. Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(2), 126–140. https://doi.org/10.19109/ra.v5i2.8933

Banks, J. A. (2010). Multicultural education: Issues and perspectives (7th ed.). John Wiley & Sons.

Davidson, A. (2011). Making and molding identity in schools: Student narratives on race, gender, and academic engagement. State University of New York Press.

Dista, D., et al. (2025). Pembelajaran berbasis nilai toleransi pada anak usia dini di era multikultural. Jurnal PAUD Indonesia, 7(2), 45–60.

Elistiana, & Mayori, E. (2026). Perlindungan hukum hak anak atas pendidikan inklusif: Tinjauan yuridis kebijakan dan tata kelola kelembagaan PAUD. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dan Kewarganegaraan, 3(2), 59–70. https://doi.org/10.61132/paud.v3i2.1096

Fahroni, A., & Kediri, I. (2024). Komunikasi efektif dalam proses pembelajaran. Journal of Teaching, Training and Education Research, 2(2), 68–81. https://doi.org/10.71280/jotter.v2i2.397

Fitri, Z. Z. (2023). Peran guru dalam membentuk tanggung jawab anak usia dini. Jurnal Edukasi AUD, 9(2), 123–133. https://doi.org/10.18592/jea.v9i2.11438

Harini, S., et al. (2025). Multikulturalisme dalam PAUD: Strategi menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Jurnal Pendidikan Inklusif, 5(1), 20–35.

Hayati, S. N., & Putro, K. Z. (2021). Bermain dan permainan anak usia dini. Jurnal Generasi Emas, 4(1). https://doi.org/10.25299/jge.2021.vol4(1).6985

Hidayah, A. M. (2024). Peran permainan tradisional Belogo dalam pengembangan keterampilan berkebhinekaan global anak usia dini 4–6 tahun. Early Childhood Journal, 5(2), 68–82. https://doi.org/10.30872/ecj.v5i2.4826

Iswardhani, T., et al. (2025). Peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang responsif terhadap keberagaman budaya di PAUD. Jurnal Ilmu Pendidikan, 12(1), 10–25.

Mardianti, S., Cholimah, N., & Tjiptasari, F. (2023). Penanaman nilai-nilai toleransi anak usia 5–6 tahun di sekolah multikultural. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7476–7483. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5767

Melia, A., Kuku, P., Libunelo, S., Taha, S. M., & Pakaya, I. (2025). Studi literatur tentang perkembangan dan karakteristik anak usia dini. 490.

Nurasyiah, R., Atikah, C., Tirtayasa, S. A., & Info, A. (2023). Karakteristik perkembangan anak usia dini. Jurnal Kependidikan, 17(1), 75–81. https://doi.org/10.30595/jkp.v17i1.15397

Oktaviani, & Diar, E. (2020). Peranan guru dalam pendidikan inklusif untuk pencapaian program tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG's). Jurnal Komunikasi Pendidikan, 4(1). https://doi.org/10.32585/jkp.v4i1.440

Rahman, U. (2009). Karakteristik perkembangan anak usia dini. Lentera Pendidikan, 12(1), 46–57.

Rahmaniah, N. F., & Muzdalifah, F. (2024). Studi kasus: Konsep dasar pendidikan inklusi pada jenjang PAUD di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 5(2), 1620–1626.

Siti Nuraini, Sudrajat, S., & Puspasari, S. A. (2025). Peranan guru dalam pendidikan inklusif di pendidikan anak usia dini. Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini, 2(2), 25–37. https://doi.org/10.61132/inpaud.v2i2.595

Yusuf, S. (2012). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Remaja Rosdakarya.

Downloads

Published

2026-07-03

How to Cite

Azizah Hanum OK, Aidatul Fitroh Munthe, Ilham Yunus, & Velissa Amelia Batubara. (2026). Keberagaman Anak Usia Dini di Indonesia: Implikasinya terhadap Pembelajaran Inklusif di Paud. Inovasi Pendidikan Dan Anak Usia Dini, 3(3), 139–151. https://doi.org/10.61132/inpaud.v3i3.1171

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 

You may also start an advanced similarity search for this article.