Peran Keluarga dan Masyarakat dalam Menanamkan Nilai Toleransi melalui Pendidikan Multikultural
DOI:
https://doi.org/10.61132/inpaud.v3i2.1110Keywords:
Children’s Character, Community, Family, Multicultural Education, School, ToleranceAbstract
This research examines how families and communities play a role in instilling the value of tolerance through multicultural education. As a country rich in ethnic, religious, cultural and linguistic diversity, Indonesia needs an attitude of mutual respect so that social life continues to run in peace and harmony. Therefore, it is important to introduce the value of tolerance from an early age through the child's closest environment, such as family, community and school. In everyday life, the family is the first place where children receive education about tolerance through providing understanding, habituating positive behavior, example from parents, and monitoring children's attitudes. On the other hand, society also has a contribution as a learning environment that introduces children to diversity through social interaction and various joint activities. Schools also play a role in forming a tolerant character by implementing multicultural education in a planned and sustainable manner. This research uses a literature study method by examining various scientific sources related to multicultural education and instilling the value of tolerance. Based on the results of the study, it is known that cooperation between family, school and community has a very important role in shaping children's character so that they are able to appreciate differences, live side by side in harmony, and maintain unity in the life of a diverse society.
References
Akhmad, N. (2020). Ensiklopedia keragaman budaya. Alprin.
Alfiyani, N., Putri, M. D., & Eriyanto, M. G. (2025). Kolaborasi tri-pusat pendidikan (sekolah, keluarga, masyarakat) dalam implementasi 7 kebiasaan anak Indonesia hebat. Pendidikan dan Keguruan, 1(2), 12–22.
Daheri, M., Rohimin, Amin, A., Iqbal, M., & Warsah, I. (2023). Synergisticity of family, school, and community education in strengthening religious moderation. Ta'dibuna: Journal of Education in Muslim Society, 10(1), 117–136. https://doi.org/10.15408/tjems.v10i1.36028
Hasibuan, H. A. (2021). Pendidikan kewarganegaraan: Internalisasi nilai toleransi untuk mencegah tindakan diskriminatif dalam kerangka multikultural. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 9(2).
Hidayati, B., Muti, S., & Syafiuddin, F. A. (2026). Sinergi sekolah dan keluarga dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar Islam terpadu. Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(4), 23762–23768. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6118
Juhri, M. A. (2024). Revitalisasi peran keluarga tumbuhkan toleransi sejak dini: Teladan. Moderasi Beragama, 4(1). https://doi.org/10.32332/moderatio.v4i1.9053
Kurniasih, I., Abidin, J., & Hamidah, H. (2022). Menanamkan sikap toleransi pada anak usia dini melalui pola pembiasaan (Studi kasus pada TK Meraih Bintang Pangandaran Jawa Barat). Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini, 1(1), 11–20. https://doi.org/10.62515/eduhappiness.v1i1.26
Lensa, R., Jufni, M., & Hadijaya, Y. (2025). Community engagement dalam pendidikan multikultural. Journal of Education, 5(1), 288–301. https://doi.org/10.52121/alacrity.v5i1.646
Mikraj, A. L., Ramadani, S. N., & Rosyad, M. S. (2025). Peran keluarga multikultural dalam pembentukan toleransi dan karakter religius anak. Al-Mikraj, 6(1), 243–251. https://doi.org/10.37680/almikraj.v6i1.7271
Muzakki, I. H., Al-Hikami, F. J., Pranomo, I. A., Matiyah, I., & Basuki. (2023). Sinergitas keluarga, sekolah dan masyarakat terhadap pendidikan di era disrupsi menurut Nahlawi. Inovasi Pendidikan, 1(3), 360–374. https://doi.org/10.60132/jip.v1i3.133
Nasution, R., & Albina, M. (2024). Pendidikan multikultural: Membangun kesatuan dalam keanekaragaman. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(2), 164–173. https://doi.org/10.31959/js.v2i2.2781
Pitaloka, D. L., & Purwanta, E. (2021). Peran guru dalam menanamkan nilai toleransi pada anak usia dini di Indonesia. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1696–1705. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.972
Rahman, M. F., Najah, S., Furtuna, N. D., & Anti, A. (2020). Bhinneka Tunggal Ika sebagai benteng terhadap risiko keberagaman bangsa Indonesia. Al-Din: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan, 6(2).
Rosela, D., Mulyadi, W., & Kusumawati, Y. (2025). Peran lingkungan keluarga dalam membentuk sikap moderasi beragama pada anak. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 31–47. https://doi.org/10.54069/attadrib.v8i1.847
Safitri, S. N., Zakiah, L., Wahyuningsih, S., Hayati, S. D., & Maulidina, C. A. (2023). Analisis peran pendidikan multikultural dalam upaya meningkatkan sikap toleransi siswa di sekolah inklusi. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar.
Sumarno, A. R., & Iksan, I. (2024). Transformasi nilai keagamaan Islam untuk mendukung aksesibilitas pendidikan inklusif: Tinjauan sosial-edukasi. Social Studies in Education, 2(2), 75–92.
Tamonob, P. (2025). Peran orang tua dalam pembentukan karakter anak usia dini di lingkungan keluarga. SESAWI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 6(2), 94–108.
Taufikurrahman, T., Fajrin, M., Efendi, M. S. A., & Riswan, M. (2023). Pendidikan multikultural: Membangun harmonisasi dan kerukunan melalui penguatan nilai toleransi di Desa Mojorejo Kota Batu Jawa Timur. FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam. https://doi.org/10.32806/jf.v16i02.6334
Tokolang, N., Anwar, H., & Kalaka, F. R. S. (2022). Peran orang tua dalam pembentukan karakter anak. Educator (Directory of Elementary Education Journal), 3(1), 36–60. https://doi.org/10.58176/edu.v3i1.621
Widiatmaka, P., Hidayat, M. Y., Yapandi, Y., & Rahnang, R. (2022). Pendidikan multikultural dan pembangunan karakter toleransi. JIPSINDO.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







