Analisis Kompetensi Guru Kimia dalam Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 8 Samarinda

Authors

  • A. Insyirah Universitas Mulawarman
  • Muh. Amir M. Universitas Mulawarman
  • Pintaka Kusumaningtyas Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.61132/jupenkifb.v2i4.1167

Keywords:

Chemistry Learning; Merdeka Curriculum; Learning Planning; Teacher’s Competence; Teaching Modules

Abstract

The creation of teaching modules for the Independent Curriculum is crucial for teachers when designing learning. This study measures the extent of the competence of chemistry teachers at SMA Negeri 8 Samarinda in designing teaching modules that are in accordance with the principles of the Independent Curriculum. The research method used is descriptive quantitative with the following stages: (1) conducting a literature review (2) compiling an analysis rubric (3) collecting teaching modules (4) conducting a review and assessment of the teaching modules (5) processing data from each teaching module assessment (6) analyzing the data descriptively (7) and drawing conclusions. Data obtained through the Independent Curriculum teaching module assessment instrument were analyzed using a descriptive quantitative method. The results show that the average teacher competency score in preparing the module reached 85, which is included in the good category. However, there are 3 components of the teaching module that are still in the sufficient category, namely: Learning Scenarios, Learning Assessment Design, and Attachments. There are also 2 components of the teaching module that are still in the less category, namely: Remedial Learning and Enrichment Learning. So, it can be concluded that regular training and mentoring are still very much needed to improve the quality of the teaching modules that are prepared, even though the current teacher competency is already in the good category.

References

Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP). (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Chang, R. (2010). Chemistry, 10th Edition. New York: McGraw-Hill.

Diani, E. R., Fikriansyah, Najib, N. A., & Wahyuningsih, P. (2022). Konsep remedial dan pengayaan sebagai upaya tindak lanjut evaluasi pembelajaran berdasarkan prinsip mastery learning. Jurnal Ilmu Tarbiyah (JIT), 37-48. https://jurnal.stittanggamus.ac.id/index.php/JIT/article/view/6

Hikmah, D. N., & Azmah, N. (2025). Analisis Perbandingan Modul Ajar Dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ( RPP ) Dalam Kurikulum Merdeka. IHSAN: Jurnal Pendidikan https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i1.494

Kemendikbudristek. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka sebagai opsi Satuan Pendidikan dalam rangka pemulihan pembelajaran tahun 2022 s.d. 2024. Jakarta: Kemendikbud

Kusumaningtyas, P., Oktafiani, R., Nurhadi, M., & Sulistyaningwarni, S. (2020). Pengaruh Isu Sosiosaintifik Dalam Model Discovery Learning Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Asam Basa. Orbital: Jurnal Pendidikan Kimia, 4(1), 64–74. Https://doi.org/10.19109/Ojpk.V4i1.5172

Lidi, M. W. (2018). Pembelajaran remedial sebagai suatu upaya dalam mengatasi kesulitan belajar. Foundasia, 9(1).

Maraqonitatillah, M., Ixfina, F. D., & Syamsudin, S. (2024). Keterampilan guru mengadakan variasi stimulus dalam pembelajaran bahasa indonesia kelas V mi nurul yaqin surabaya. Jurnal Muassis Pendidikan Dasar, 3(3), 145-154.

Mulyani, H., & Insani, M. N. (2023). Kompetensi Guru Sekolah Penggerak Dalam Menyusun Modul Ajar Kurikulum Merdeka. Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan, 20(1), 1–10. Https://doi.org/10.54124/Jlmp.V20i1.95

Munirah, Asfiati, & Sartika, D. (2025). Pelatihan Penyusunan Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka Bagi Guru SMK Pelayaran Permata Ilmu Maros Dalam Mendukung Pembelajaran. Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI), 1(1), 56–61. https://doi.org/10.62567/jpi.v1i1.780

Muslich. (2022). Kurikulum Merdeka dan Pembelajaran Kontekstual. Jakarta: Bumi Aksara.

Rahman, S. (2021). Pentingnya motivasi belajar dalam meningkatkan hasil belajar. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar. Gorontalo: Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo. 289-302.

Ratri, G. M., Artharina, F. P., & Ysh, AY. S. (2024). Analisis Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Di Kelas IV SDN 1 Tanggel. Jurnal Wawasan Pendidikan, 4(1), 19-31. Https://doi.org/10.26877/Wp.V4i1.16583

Salsabilla, I. I., Jannah, E., & Juanda, J. (2023). Analisis modul ajar berbasis kurikulum merdeka. Jurnal Literasi Dan Pembelajaran Indonesia, 3(1), 33-41. https://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/JLPI/article/view/384

Sofyatiningrum, E., Sisdiana, E., Ulumuddin, I., & Nur’Aini, F. (2020). Umpan balik guru terhadap siswa sebagai kunci sukses pembelajaran. Pusat Penelitian Kebijakan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://repositori.kemendikdasmen.go.id/id/eprint/22318

Subandrio, W., & Kartiko, D. C. (2021). Survei Keterlaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani di SMA Negeri 1 Purwoasri. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 9(2), 177-182. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-jasmani

Sumardi. (2024). Keterampilan Dasar Mengajar Dengan Paradigma Baru. Yogyakarta: Deepublish Digital.

Syukur, T. A., & Rafiqoh, S. (2022). Pengantar Ilmu Pendidikan. Jakarta: CV. Patju Kreasi.

Wahyuni, A. P., Anjani, A. R. A., & Rangkuti, H. F. (2022). Peran Guru Dalam Merencanakan Dan Melaksanakan Pembelajaran Di MI Yayasan Perguruan Islam Al-Hasanah. Ibtida’iy : Jurnal Prodi PGMI, 7(1), 1-17. Https://doi.org/10.31764/Ibtidaiy.V7i1.10316

Downloads

Published

2026-07-03

How to Cite

A. Insyirah, Muh. Amir M., & Pintaka Kusumaningtyas. (2026). Analisis Kompetensi Guru Kimia dalam Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 8 Samarinda. Jurnal Pendidikan Kimia, Fisika Dan Biologi, 2(4), 01–10. https://doi.org/10.61132/jupenkifb.v2i4.1167

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.