Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kemampuan Regulasi Emosional Anak di Rumah

Authors

  • Rida Lesmawati Pardosi IPTAR (Institut Pendidikan dan Teknologi 'Aisyiyah Riau)
  • Asri Neli Putri IPTAR (Institut Pendidikan dan Teknologi 'Aisyiyah Riau)

DOI:

https://doi.org/10.61132/paud.v3i3.1231

Keywords:

Child Emotional Development, Emotional Maturity, Emotional Regulation, Parental Role, Parental Social Support

Abstract

Pada kehidupan anak terutama dalam tahap perkembangannya, sumber dukungan yang paling utama dibutuhkan adalah dukungan dari lingkungan keluarganya, terutama orangtua. Orangtua merupakan lingkungan sosial terdekat dan pertama dari anak. Anak yang mendapatkan dukungan sosial dari orangtua, akan membantu anak dalam melewati tantangan-tantangan tugas perkembangannya, selain itu dukungan yang diberikan orangtua dapat menjadi pembelajaran anak dalam berhubungan dengan lingkungan Pendidikan (akademik) dan masyarakat. Salah satu aspek pertumbuhan anak yang penting untuk di kelola Adalah perkembangan emosi. Kontrol perkembangan emosi anak dapat difasilitasi dengan memberikan dukungan sosial yang baik kepada anak. Emosi dapat mendorong munculnya perilaku dan saat anak belum mampu untuk mengungkapkan apa yang ia rasakan, inginkan, atau pun pikirkan, perilaku ini lah yang merefleksikan apa yang terjadi di dalam anak. Emosi dalam proses pembelajaran dapat memberikan pengaruh pada anak dalam bentuk cepat atau lambatnya proses belajar yang ditempuh.

References

Abidin, Z., et al. (2025). Peran Orang Tua dan Interaksi Keluarga dalam Pembentukan Karakter dan Regulasi Emosi Anak Usia Dini. Kencana.

Diananda, A. (2020). Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini: Pengasuhan dan Pembentukan Karakter. Deepublish.

Djohan. (2009). Psikologi Musik dan Emosi dalam Pendidikan. Galangpress.

Fitriani, M., & Yuliarti. (n.d.). Indikator Kematangan Emosi dan Pengendalian Impuls pada Anak Usia Dini. Universitas Negeri Padang Press.

Goleman, D. (1996). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. Bantam Books.

Goswami, U. (2004). Neuroscience and Education. British Journal of Educational Psychology.

Gross, J. J. (1999). Emotion Regulation: Past, Present, Future. Psychology Press (Cognition & Emotion).

Harmoko, A. R. (n.d.). Kecerdasan emosionalonal.

Indriyani, R. (2023). Pengaruh Emosi Orang Tua terhadap Pola Regulasi Emosi dan Prestasi Anak. Alfabeta.

Karisma, & D. (2020). Pendekatan Ekologi Bronfenbrenner dalam Peran Keluarga terhadap Tumbuh Kembang Anak. Pustaka Radja.

Khoerunisa, S., Isti’adah, F. N., & Muhajirin, M. (2025). Pengaruh Dukungan Sosial Terhadap Kesejahteraan Psikologis dan Kematangan Emosi. Universitas Siliwangi Press.

Putra, A. (2024). Strategi Kolaboratif Orang Tua dan Lembaga Pendidikan dalam Pengembangan Sosial-Emosional Anak. Pustaka Pelajar.

Rahiem, M. D. H. (2023). Perkembangan Emosi dan Peran Pengasuhan pada Masa Usia Dini. Rajawali Pers.

Sa’ida, N. (2018). Faktor-Faktor Latar Belakang Keluarga yang Mempengaruhi Kematangan Emosi Anak. UM Surabaya Publishing.

Safaria, T., & Saputra, N. E. (2009). Manajemen Emosi: Sebuah Panduan Praktis Bagaimana Mengelola Emosi Positif dalam Hidup Anda. Bumi Aksara.

Santrock, J. W. (2021). Child Development (15th ed.). McGraw-Hill Education.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta.

Wade, C., & Travis, C. (2007). Psikologi.

Wortman, C. B., & Conway, T. L. (1985). Social Support and Recovery from Physical Illness. Academic Press.

Yuliani, & R. (2022). Strategi Pengasuhan Demokratis dalam Mendorong Regulasi Emosi Anak. Universitas Negeri Malang Press.

Downloads

Published

2026-09-03

How to Cite

Rida Lesmawati Pardosi, & Asri Neli Putri. (2026). Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Kemampuan Regulasi Emosional Anak di Rumah. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Dan Kewarganegaraan, 3(3), 65–77. https://doi.org/10.61132/paud.v3i3.1231